Siapa yang belum pernah menyontek nih???ngaku!!!wah nggak
ada yang ngaku nih..malu ya...nggak usah malu sob..kan itu sudah kebiasaan dari
dulu..hehe.gimana nih sob masih menyontek ga???pada ngakuin ga kalau waktu
ulangan kalian masih njagakne(mengharapkan bantuan) dari temanmu yang
pandai. Kalau ga menyiapkan secarik kertas ditulis ringkasan materi pelajaran
atau rumus-rumus..nggak ada gunanya sob kalau Cuma nulis rumusnya tapi ga tau
maksud dan cara mengerjakannya...tidak Cuma waktu ulangan sob, pr aja menyontek
coba.ada pr susah sedikit..nyerah akhirnya”ah besok nyontek temen aja. Tugasnya kan sama”
hayo yang sedang baca tulisan ini pernah begitu nggak??.
Sebenarnya boleh ga sih menyontek??menyontek sama sekali ga
boleh. Dari segi agama pun juga melarang untuk menyontek. Karena apa?menyontek
sama saja mencuri barang orang lain, selain itu kita juga berbohong pada diri
sendiri, teman, dan keluargamu. Bayangkan saja kalau nilai ujian kamu bagus
tapi hasil dari mencontek.apa perasaan kamu saat itu?bahagia, kurang puas, atau
malah kecewa?sebagai orang muslim hendaknya kita tahu bahwa menyontek adalah
perbuatan curang, seperti dalam hadis yang disebutkan rasulullah:
أَنَّ
رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- مَرَّ عَلَى صُبْرَةِ طَعَامٍ فَأَدْخَلَ
يَدَهُ فِيهَا فَنَالَتْ أَصَابِعُهُ بَلَلاً فَقَالَ « مَا هَذَا يَا صَاحِبَ
الطَّعَامِ ». قَالَ أَصَابَتْهُ السَّمَاءُ يَا رَسُولَ اللَّهِ. قَالَ أَفَلاَ
جَعَلْتَهُ فَوْقَ الطَّعَامِ كَىْ يَرَاهُ النَّاسُ مَنْ غَشَّ فَلَيْسَ مِنِّى
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah melewati setumpuk makanan, lalu
beliau memasukkan tangannya ke dalamnya, kemudian tangan beliau menyentuh
sesuatu yang basah, maka pun beliau bertanya, “Apa ini wahai pemilik makanan?”
Sang pemiliknya menjawab, “Makanan tersebut terkena air hujan wahai
Rasulullah.” Beliau bersabda, “Mengapa kamu
tidak meletakkannya di bagian makanan agar manusia dapat melihatnya?
Ketahuilah, barangsiapa menipu maka dia bukan dari golongan kami.” (HR. Muslim no. 102)
Ada suatu cerita, bahwa
ada seorang murid yang kurang pandai dan malas untuk belajar. Pada waktu
ulangan dia selalu menyontek sama temannya yang cukup pintar.ternyata pada saat
pembagian nilai ternyata nilai murid yang menyontek lebih baik daripada yang
menyonteki. Pernahkah kalian melakukan hal itu...mungkin pernah ya.
Ada cerita lagi nih.baca
ya.ada seorang murid yang sangat pintar baik dermawan dan soleh. Nah pada waktu
ulangan dia selalu diconteki oleh teman-temannya, dan karena dia sangat
dermawan dengan senang hati dia memberikan jawaban kepada teman-temannya.
Pada
waktu pembagian nilai dia sangat terkejut karena nilai ujiannnya paling jelek
daripada teman-temannya yang lain.padahal dia merasa bahwa nilainya pasti
memuaskan. Dia sangat kecewa. Dia merenungi kejadian tersebut dan mencari tahu penyebabnya.
Akhirnya dia menemukan penyebabnya. Yaitu dia sudah memberikan jawaban kepada
teman-temannya.
Itu semua merupakan teguran bagi kita bahwa menyontek dan
menyonteki merupakan cara yang tidak diridhoi oleh allah.
dengan mencontek banyak
sekali kerugian yang kita peroleh.misalkan saja
1. Dengan mencontek nilai yang
diperoleh bukan hasil usaha sendiri, melainkan dari bantuan teman-teman. dengan
begitu seorang yang mencontek akan merasa kurang puas pada hasil ujiannya.
Bayangkan aja kalau kamu mengerjakan ujian dengan usaha sendiri, walaupun nilai
ujiannya pas-pasan.bagaimana perasaanmu?.
Bayangkan aja kalau kamu membeli
sebuah smartphone benar-benar dengan uang kamu sendiri. Kamu rela uang saku
ditabung untuk membeli smartphone. Dan kamu rela mencari uang sendiri walaupun
masih sekolah untuk membeli smartphone. Bagaimana perasanmu saat itu??dalam
hati kamu pasti akan merasa sangat senang,ya nggak? karena barang yang kamu
beli itu adalah hasil usaha sendiri.kamu akan berbeda dengan teman-temanmu yang
punya hp bagus, ternyata hasil nodong
orang tuanya untuk membelikan hp.
Memaksa dengan berbagai alasan. ”kalau aku dikasih orang tua kok, aku ga minta
sama orang tua” sama aja sob. Ga ada bedanya dengan meminta. Karena bukan kamu
yang membeli hp itu. Melainkan orang tuamu.
2. Kamu telah membohongi dirimu sendiri teman dan keluargamu.
Nah
ini penting. Jika kamu dapat nilai bagus, pastinya orang tua akan sangat
bangga, ya nggak? Dan mereka pun tidak tanggung-tanggung untuk menceritakan
prestasi anaknya di sekolah pada tetangga dan keponakanmu. Tapi jika nilai kamu
hasil mencontek. Apakah kamu tidak membohongi semua orang.
3. Kurang percaya pada diri sendiri.
Memang rasa percaya diri itu
sangat penting agar pergaulan kita berjalan dengan baik. Kalau kita kurang
percaya diri bagaimana kita bisa mudah bergaul. Mengerjakan sesuatu pun sama.
ujian apalagi. Kalau kita kurang percaya pada jawaban diri sendiri. Tentu kita
tidak akan optimis pada jawaban kita.akhirnya jawaban yang kita peroleh pun
juga kurang memuaskan.
4. Mendapatkan dosa. Nah ini nih yang harus diperhatikan.
Mencontek
sama saja dengan menipu dan mencuri. Artinya kamu telah melanggar lrangan
allah. Jika kamu mencoba mencontek, kamu juga mencoba untuk melanggar larangan
allah.
Maka dari itu hindarilah kebiasaan mencontek maupun
menconteki.
Mulai sekarang belajarlah untuk jujur. Hilangkan kebiasaan
mencontek dengan cara :
1. Cara yang mudah dilakukan adalah dengan belajar dengan rajin.
Yap ini adalah salah satu cara agar kamu tidak mencoba mencontek saat di kelas.
Degan belajar yang rajin kamu akan mudah mengerjakan soal ujian. Jika kamu
punya pr, cobalah untuk mengerjakan sendiri. Jangan mengharapkan bantuan dari
teman. Karena belum tentu juga temanmu akan membantu dan memebri jawaban pada
kamu, ya nggak???
2. Ingatlah bahwa mencontek adalah perbuatan dosa.
Siapa yang
pengen dosa. Nggak ada kan? Maka dari itu hilangkan kebiasaan mencontek sobat.
Karena nggak ada untungnya kamu mecontek. Bukannya dapat pahala malah menambah
dosa.
3. Jika teman kamu minta jawaban pada kamu, jangan langsung memebri
jawabannya.
Tapi berilah petunjuk atau cara untuk mengerjakan soal
tersebut. Sebelum ujian berlangsung,
atau beberapa hari sebelum ujian berlangsung tawarkan kepada temanmu, jika kamu
mau mengajarkan padanya soal-soal yang dirasa sulit.tanyakan pada temanmu soal
mana saja yang mungkin baginya sulit untuk dikerjakan.
Hal ini berguna agar
temanmu tidak mengganggu kamu waktu ujian. Selain itu temanmu bisa mengerjakan
ujian tanpa harus mencontek dirimu atau orang lain.
4. Selalu berdoa.
Nah ini yang paling penting, “suatu usaha tidak
akan berguna jika tidak dibarengi dengan berdoa. Maka dari itu seringlah berdoa
supaya kamu bisa mengerjakan ujian dengan lancar dan tanpa harus mencontek.
Itulah sedikit penjelasan
tentang mencontek, kerugian mencontek dan cara mengatasinya. Semoga dapat
bermanfaat bagi kita semua terutama bagi yang masih pelajar







